Logo BPS
BPS REPUBLIK INDONESIA

Berita Statistik BPS Republik Indonesia

Inflasi terjadi pada Maret 2022 sebesar 0,66 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 1,86 persen.

Inflasi terjadi pada Maret 2022 sebesar 0,66 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 1,86 persen.

2022-04-01

Pada Maret 2022 terjadi inflasi sebesar 0,66 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,95. Dari 90 kota IHK, 88 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 1,86 persen dengan IHK sebesar 109,13 dan terendah terjadi di Kupang sebesar 0,09 persen dengan IHK sebesar 107,27. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 0,27 persen dengan IHK sebesar 109,02 dan terendah terjadi di Kendari sebesar 0,07 persen dengan IHK sebesar 108,63.Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,47 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,17 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,41 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,50 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,28 persen; kelompok transportasi sebesar 0,42 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar0,17 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,01 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,32 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,14 persen. Sementara kelompok pengeluaran kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan tidak mengalami perubahan.Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Maret) 2022 sebesar 1,20 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2022 terhadap Maret 2021) sebesar 2,64 persen.Komponen inti pada Maret 2022 mengalami inflasi sebesar 0,30 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Maret) 2022 sebesar 1,03 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Maret 2022 terhadap Maret 2021) sebesar 2,37 persen.

Download PDF
Upah Nominal Harian Buruh Tani Nasional Februari 2022 Naik Sebesar 0,31 Persen

Upah Nominal Harian Buruh Tani Nasional Februari 2022 Naik Sebesar 0,31 Persen

2022-03-15

Upah nominal buruh/pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.Upah riil buruh/pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan/upah yang diterima buruh/pekerja.Upah riil buruh tani adalah perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan, sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.Upah nominal harian buruh tani nasional pada Februari 2022 naik sebesar 0,31 persen dibanding upah nominal buruh tani Januari 2022, yaitu dari Rp57.595,00 menjadi Rp57.771,00 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami kenaikan sebesar 0,31 persen.Upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Februari 2022 naik 0,34 persen dibanding Januari 2022, yaitu dari Rp91.682,00 menjadi Rp91.994,00 per hari. Sementara upah riil mengalami kenaikan sebesar 0,36 persen.

Download PDF
Ekspor Februari 2022 mencapai US$20,46 miliar miliar, naik 6,73 persen dibanding Januari 2022 dan Impor Februari 2022 senilai US$16,64 miliar, turun 8,64 persen dibanding Januari 2022

Ekspor Februari 2022 mencapai US$20,46 miliar miliar, naik 6,73 persen dibanding Januari 2022 dan Impor Februari 2022 senilai US$16,64 miliar, turun 8,64 persen dibanding Januari 2022

2022-03-15

A. PERKEMBANGAN EKSPOR Nilai ekspor Indonesia Februari 2022 mencapai US$20,46 miliar atau naik 6,73 persen dibanding ekspor Januari 2022. Dibanding Februari 2021 nilai ekspor naik sebesar 34,14 persen. „„Ekspor nonmigas Februari 2022 mencapai US$19,47 miliar, naik 6,55 persen dibanding Januari 2022, dan naik 35,24 persen dibanding ekspor nonmigas Februari 2021. „„Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Februari 2022 mencapai US$39,64 miliar atau naik 29,75 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Demikian juga ekspor nonmigas mencapai US$37,74 miliar atau naik 31,02 persen. „„Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Februari 2022 terhadap Januari 2022 terjadi pada komoditas bahan bakar mineral sebesar US$1.756,4 juta (141,45 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada besi dan baja sebesar US$372,9 juta (16, 67 persen). „„Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–Februari 2022 naik 29,57 persen dibanding periode yang sama tahun 2021, demikian juga ekspor hasil pertanian naik 11,45 persen dan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 42,84 persen. „„Ekspor nonmigas Februari 2022 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$3,72 miliar, disusul Amerika Serikat US$2,39 miliar, dan Jepang US$1,71 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 40,18 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$3,68 miliar dan US$1,58 miliar.Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–Februari 2022 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$6,07 miliar (15,31 persen), diikuti Jawa Timur US$4,14 miliar (10,45 persen), dan Riau US$3,38 miliar (8,52 persen). B. PERKEMBANGAN IMPOR „Nilai impor Indonesia Februari 2022 mencapai US$16,64 miliar, turun 8,64 persen dibandingkan Januari 2022 atau naik 25,43 persen dibandingkan Februari 2021. „„Impor migas Februari 2022 senilai US$2,90 miliar, naik 30,19 persen dibandingkan Januari 2022 atau naik 122,52 persen dibandingkan Februari 2021. „„Impor nonmigas Februari 2022 senilai US$13,74 miliar, turun 14,05 persen dibandingkan Januari 2022 atau naik 14,84 persen dibandingkan Februari 2021. „„Penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar Februari 2022 dibandingkan Januari 2022 adalah besi dan baja US$368,3 juta (27,13 persen). Sedangkan peningkatan terbesar adalah gula dan kembang gula US$117,8 juta (41,21 persen). „„Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Februari 2022 adalah Tiongkok US$10,48 miliar (35,27 persen), Jepang US$2,54 miliar (8,55 persen), dan Thailand US$1,97 miliar (6,62 persen). Impor nonmigas dari ASEAN US$5,31 miliar (17,87 persen) dan Uni Eropa US$1,69 miliar (5,68 persen). „„Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari–Februari 2022 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan pada barang konsumsi US$109,0 juta (4,08 persen), bahan baku/penolong US$6.866,3 juta (34,69 persen), dan barang modal US$1.279,4 juta (31,01 persen). „„Neraca perdagangan Indonesia Februari 2022 mengalami surplus US$3,82 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas US$5,73 miliar. Sedangkan di sektor migas terjadi defisit US$1,91 miliar.

Download PDF
Produksi Padi Tahun 2021 Turun 0,43 persen (Angka Tetap)

Produksi Padi Tahun 2021 Turun 0,43 persen (Angka Tetap)

2022-03-01

Luas panen padi pada 2021 mencapai sekitar 10,41 juta hektar, mengalami penurunan sebanyak 245,47 ribu hektar atau 2,30 persen dibandingkan luas panen padi di 2020 yang sebesar 10,66 juta hektar.Produksi padi pada 2021 yaitu sebesar 54,42 juta ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 233,91 ribu ton atau 0,43 persen dibandingkan produksi padi di 2020 yang sebesar 54,65 juta ton GKG.Produksi beras pada 2021 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 31,3juta ton, mengalami penurunan sebanyak 140,73 ribu ton atau 0,45 persen dibandingkan produksi berasdi 2020 yang sebesar 31,50 juta ton.

Download PDF
Februari 2022, Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional turun 0,01 persen

Februari 2022, Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional turun 0,01 persen

2022-03-01

Pada Februari 2022, Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional turun sebesar 0,01 persen terhadap IHPB Januari 2022. Penurunan IHPB terjadi pada Sektor Pertanian sebesar 1,14 persen. Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada Februari 2022 antara lain: telur ayam ras, ayam ras, cabai rawit, batu belah, minyak goreng, dan daging ayam ras. Perubahan IHPB di tahun kalender 2022 adalah sebesar 0,74 persen dan perubahan IHPB tahun ke tahun sebesar 2,90 persen. IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi pada Februari 2022 naik sebesar 0,29 persen terhadap bulan sebelumnya, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas solar, pasir, besi konstruksi bangunan, barang dari logam aluminium siap pasang untuk bangunan, pipa PVC, serta cat dan sejenisnya.

Download PDF
Nilai Tukar Petani (NTP) Februari 2022 sebesar 108,83 atau naik 0,15 persen

Nilai Tukar Petani (NTP) Februari 2022 sebesar 108,83 atau naik 0,15 persen

2022-03-01

Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.NTP nasional Februari 2022 sebesar 108,83 atau naik 0,15 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,26 persen lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,11 persen.Pada Februari 2022, NTP Provinsi Riau mengalami kenaikan tertinggi (2,50 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Sumatera Utara mengalami penurunan terbesar (0,72 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.Pada Februari 2022 terjadi penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,01 persen yang disebabkan oleh penurunan indeks pada kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau dan kelompok pengeluaran informasi, komunikasi, dan jasa keuangan.Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Februari 2022 sebesar 108,53 atau turun 0,12 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.Harga Gabah Kering Panen di Tingkat Petani turun 3,20 persen dan Harga Beras Premium di Penggilingan naik 0,03 persen.Dari 1.408 transaksi penjualan gabah di 27 provinsi selama Februari 2022, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 62,15 persen; gabah kering giling (GKG) 22,30 persen; dan gabah luar kualitas 15,55 persen.Selama Februari 2022, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp4.849,00 per kg atau turun 3,20 persen dan di tingkat penggilingan Rp4.962,00 per kg atau turun 3,03 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya. Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp5.449,00 per kg atau naik 1,11 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.568,00 per kg atau naik 1,21 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp4.454,00 per kg atau turun 5,47 persen dan di tingkat penggilingan Rp4.543,00 per kg atau turun 5,82 persen.Dibandingkan Februari 2021, rata-rata harga gabah pada Februari 2022 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 1,91 persen; 2,43 persen; dan 2,62 persen. Di tingkat penggilingan, rata- rata harga gabah pada Februari 2022 dibandingkan dengan Februari 2021 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 2,04 persen; 2,52 persen; dan 2,15 persen.Selama Februari 2022, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan terhadap 1.118 observasi beras di penggilingan pada 884 perusahaan penggilingan di 31 provinsi.Pada Februari 2022, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp9.827,00 per kg, naik sebesar 0,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp9.359,00 per kg atau turun sebesar 0,24 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp9.062,00 per kg atau naik sebesar 0,26 persen.Dibandingkan dengan Februari 2021, rata-rata harga beras di penggilingan pada Februari 2022 untuk kualitas premium naik sebesar 0,56 persen. Sedangkan untuk kualitas medium dan luar kualitas masing-masing turun sebesar 0,30 persen dan 0,92 persen.

Download PDF
Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia bulan Januari 2022 mencapai 143,74 ribu kunjungan, dan Jumlah penumpang kereta api pada Januari 2022 naik 1,78 persen.

Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia bulan Januari 2022 mencapai 143,74 ribu kunjungan, dan Jumlah penumpang kereta api pada Januari 2022 naik 1,78 persen.

2022-03-01

A. Perkembangan Pariwisata Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada bulan Januari 2022 mencapai 143,74 ribu kunjungan, naik 13,62 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada bulan Januari 2021. Sebaliknya, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisman pada bulan Januari 2022 mengalami penurunan sebesar 12,15 persen. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada bulan Januari 2022 mencapai 42,43 persen, naik 12,08 poin dibandingkan dengan TPK bulan Januari 2021. Namun, jika dibandingkan dengan TPK bulan sebelumnya, TPK bulan Januari 2022 mengalami penurunan sebesar 9,14 poin. Sementara, TPK hotel non-bintang pada bulan Januari 2022 tercatat sebesar 20,02 persen, naik 1,29 poin dibandingkan Januari 2021. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama bulan Januari 2022 tercatat sebesar 1,60 hari, turun 0,26 poin dibandingkan bulan Januari 2021. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, rata-rata lama menginap selama bulan Januari 2022 turun sebesar 0,01 poin. B. Perkembangan Transportasi Nasional Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Januari 2022 sebanyak 3,9 juta orang, turun 2,61 persen dibanding Desember 2021. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) turun 13,35 persen menjadi 83,7 ribu orang. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Januari 2022 tercatat 1,3 juta orang, turun 5,30 persen dibanding Desember 2021. Sama halnya dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut juga mengalami penurunan sebesar, yaitu 1,12 persen menjadi 25,6 juta ton. Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Januari 2022 sebanyak 17,7 juta orang, naik 1,78 persen dibanding Desember 2021. Berbeda dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 5,85 persen menjadi 4,2 juta ton.

Download PDF
Deflasi terjadi pada Februari 2022 sebesar 0,02 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 2,08 persen.

Deflasi terjadi pada Februari 2022 sebesar 0,02 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 2,08 persen.

2022-03-01

Pada Februari 2022 terjadi deflasi sebesar 0,02 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,24. Dari 90 kota IHK, 53 kota mengalami deflasi dan 37 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 2,08 persen dengan IHK sebesar 109,20 dan terendah terjadi di Palembang, Palangkaraya, dan Tarakan masing-masing sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 107,54; 108,50; dan 108,41. Sementara inflasi tertinggi terjadi di Kupang sebesar 0,65 persen dengan IHK sebesar 107,17 dan terendah terjadi di Tanjung Selor sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 106,29.Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,84 persen serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,09 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,25 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,45 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,33 persen; kelompok transportasi sebesar 0,07 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,34 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,07 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,53 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,60 persen.Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Februari) 2022 sebesar 0,54 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Februari 2022 terhadap Februari 2021) sebesar 2,06 persen.Komponen inti pada Februari 2022 mengalami inflasi sebesar 0,31 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Februari) 2022 sebesar 0,72 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Februari 2022 terhadap Februari 2021) sebesar 2,03 persen.

Download PDF
Upah Nominal Harian Buruh Tani Nasional Januari 2022 Naik Sebesar 0,72 Persen

Upah Nominal Harian Buruh Tani Nasional Januari 2022 Naik Sebesar 0,72 Persen

2022-02-15

Upah nominal buruh/pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.Upah riil buruh/pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan/upah yang diterima buruh/pekerja.Upah riil buruh tani adalah perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan, sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.Upah nominal harian buruh tani nasional pada Januari 2022 naik sebesar 0,72 persen dibanding upah nominal buruh tani Desember 2021, yaitu dari Rp57.180,00 menjadi Rp57.595,00 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami kenaikan sebesar 0,28 persen.Upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Januari 2022 naik 0,38 persen dibanding Desember 2021, yaitu dari Rp91.335,00 menjadi Rp91.682,00 per hari. Sementara upah riil mengalami penurunan sebesar 0,18 persen.

Download PDF
Ekspor Januari 2022 mencapai US$19,16 miliar dan Impor Januari 2022 senilai US$18,23 miliar

Ekspor Januari 2022 mencapai US$19,16 miliar dan Impor Januari 2022 senilai US$18,23 miliar

2022-02-15

EKSPORNilai ekspor Indonesia Januari 2022 mencapai US$19,16 miliar atau turun 14,29 persen dibanding ekspor Desember 2021. Dibanding Januari 2021 nilai ekspor naik sebesar 25,31 persen.Ekspor nonmigas Januari 2022 mencapai US$18,26 miliar, turun 14,12 persen dibanding Desember 2021, dan naik 26,74 persen dibanding ekspor nonmigas Januari 2021.Penurunan terbesar ekspor nonmigas Januari 2022 terhadap Desember 2021 terjadi pada komoditas bahan bakar mineral sebesar US$2.008,3 juta (61,79 persen), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada bijih logam, terak, dan abu sebesar US$379,0 juta (66,17 persen).Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari 2022 naik 31,16 persen dibanding bulan yang sama tahun 2021, demikian juga ekspor hasil pertanian naik 11,54 persen dan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 3,87 persen.Ekspor nonmigas Januari 2022 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$3,51 miliar, disusul Amerika Serikat US$2,56 miliar dan Jepang US$1,51 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 41,57 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$3,34 miliar dan US$1,70 miliar.Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari 2022 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$3,11 miliar (16,21 persen), diikuti Jawa Timur US$1,88 miliar (9,81 persen), dan Riau US$1,73 miliar (9,05 persen).IMPORNilai impor Indonesia Januari 2022 mencapai US$18,23 miliar, turun 14,62 persen dibandingkan Desember 2021 atau naik 36,77 persen dibandingkan Januari 2021.Impor migas Januari 2022 senilai US$2,23 miliar, turun 34,00 persen dibandingkan Desember 2021 atau naik 43,66 persen dibandingkan Januari 2021.Impor nonmigas Januari 2022 senilai US$16,00 miliar, turun 10,97 persen dibandingkan Desember 2021 atau naik 35,86 persen dibandingkan Januari 2021.Penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar Januari 2022 dibandingkan Desember 2021 adalah produk farmasi US$500,7 juta (63,35 persen). Sedangkan peningkatan terbesar adalah serealia US$130,3 juta (60,66 persen).Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari 2022 adalah Tiongkok US$5,85 miliar (36,55 persen), Jepang US$1,39 miliar (8,67 persen), dan Thailand US$0,93 miliar (5,84 persen). Impor nonmigas dari ASEAN US$2,75 miliar (17,17 persen) dan Uni Eropa US$0,94 miliar (5,84 persen).Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari 2022 terhadap bulan sebelumnya terjadi penurunan pada barang konsumsi US$911,6 juta (36,60 persen), bahan baku/penolong US$1.774,0 juta (11,35 persen), dan barang modal US$435,2 juta (13,45 persen).Neraca perdagangan Indonesia Januari 2022 mengalami surplus US$0,93 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas US$2,26 miliar. Sedangkan di sektor migas terjadi defisit US$1,33 miliar

Download PDF