Infografis BPS Republik Indonesia
Ekonomi Indonesia Triwulan I-2023 Tumbuh 5,03 Pers
2023-05-05
Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2023 mencapai Rp5.071,7 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 Rp2.961,2 triliun. Ekonomi Indonesia triwulan I-2023 terhadap triwulan I-2022 tumbuh sebesar 5,03 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,93 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,68 persen. Ekonomi Indonesia triwulan I-2023 terhadap triwulan sebelumnya terkontraksi sebesar 0,92 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, kontraksi pertumbuhan terdalam terjadi pada Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 14,56 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami kontraksi pertumbuhan terdalam sebesar 45,38 persen. Kelompok provinsi di Pulau Jawa pada triwulan I-2023 mencatat dominasi struktur ekonomi Indonesia secara spasial dengan peranan sebesar 57,17 persen dengan kinerja ekonomi yang mengalami perlambatan pertumbuhan sebesar 4,96 persen dibanding triwulan I-2022 (y-on-y).
Download InfografisPariwisata Rilis Mei 2023
2023-05-02
A. Perkembangan Pariwisata Memasuki bulan ketiga tahun 2023, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia mencapai 809,96 ribu kunjungan. Jumlah ini meningkat 15,39 persen dibandingkan Februari 2023 (month-to-month) dan 470,37 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu (year-on-year). Hal ini menunjukan bahwa kebangkitan sektor pariwisata di Indonesia masih terus berlanjut. Wisman yang berkunjung ke Indonesia pada Maret 2023 didominasi oleh wisman yang berasal dari Malaysia (15,39 persen), Singapura (13,74 persen), dan Australia (11,87 persen). Secara kumulatif, kunjungan wisman pada Januari hingga Maret 2023 juga meningkat 508,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Peningkatan kunjungan ini utamanya tercatat pada pintu bandara Ngurah Rai dan Soekarno Hatta, masing-masing meningkat sebesar 6.274,83 persen dan 623,78 persen. Peningkatan aktivitas wisata juga terpantau dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK). TPK di hotel bintang pada Maret 2023 mencapai 46,26 persen, naik 1,11 poin secara year-on-year (y-on-y) dan turun 1,57 poin secara secara month-to-month (m-to-m). Meski demikian, perlu menjadi catatan bahwa TPK nonbintang pada Maret 2023 mencapai 21,26 persen, turun 0,80 poin secara y-on-y dan 1,41 poin secara m-to-m. Sementara itu, rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang mengalami kenaikan sebesar 0,05 poin dibandingkan tahun lalu, yaitu mencapai 1,67 hari.
Download InfografisIHPB April 2023
2023-05-02
Pada April 2023, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 4,56 persen terhadap IHPB April 2022. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertambangan dan Penggalian, yaitu sebesar 9,93 persen. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada April 2023 antara lain: telur ayam ras, padi, garam, beras, rokok kretek dengan filter, bensin, solar, dan tepung terigu. Perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) April 2023 sebesar 0,13 persen dan perubahan IHPB tahun kalender (y-to-d) April 2023 sebesar 1,30 persen. Perubahan IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) April 2023 sebesar 4,92 persen terhadap April 2022, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas solar, semen, pasir, aspal, dan batu fondasi bangunan.
Download InfografisBRS 2 Mei 2023 - Harga Gabah
Tanggal tidak tersedia
Harga Gabah Kering Panen di Tingkat Petani naik 2,40 persen dan Harga Beras Premium di Penggilingan turun 0,08 persen
Download Infografis